Wednesday, July 8, 2026
Fokus IFInfo InformatikaKemahasiswaan

Gagas IoT “Smart Reef” untuk Mitigasi Tsunami, Mahasiswa Teknik Informatika Unila Sabet Posisi 4 Besar Nasional di Ajang BCA Genera-Z Berbakti 2025

BANDAR LAMPUNG – Tim Rinova dari Universitas Lampung (Unila) sukses menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional dengan menembus posisi empat besar dalam ajang Genera-Z Berbakti BCA 2025. Kompetisi yang diselenggarakan oleh PT Bank Central Asia (BCA) ini merupakan ruang inovasi pengabdian masyarakat bergengsi yang mempertemukan kolaborasi antara dunia akademik dan sektor korporasi.

Dalam ajang ini, Tim Rinova menarik perhatian dewan juri melalui proposal teknologi lingkungan bertajuk “Smart Reef Initiative: Optimalisasi IoT guna Pemetaan Terumbu Karang Buatan sebagai Sistem Peringatan Dini Tsunami di Desa Teluk Kiluan”. Program ini mengusung konsep inovatif yang memadukan ekosistem alami terumbu karang buatan dengan jaringan sensor Internet of Things (IoT) secara real-time.

Sorotan Teknologi: Peran Teknik Informatika dalam Sistem “Smart Reef” Keunggulan utama dari program Smart Reef Initiative ini terletak pada integrasi teknologi informatikanya. Konsep ini tidak hanya berfokus pada konservasi lingkungan, tetapi juga mengoptimalkan infrastruktur IoT sebagai sistem peringatan dini (early warning system) bencana tsunami bagi masyarakat pesisir Tanggamus, Lampung.

Di dalam tim lintas disiplin yang terdiri dari 10 mahasiswa ini, M. Sulthon Al Farizky (Teknik Informatika 2023) memegang peran krusial dalam merancang, mengoptimalkan, dan mengintegrasikan arsitektur IoT. Penerapan sensor real-time pada terumbu karang buatan ini berfungsi untuk memetakan dinamika bawah laut dan mendeteksi anomali gelombang secara cepat dan akurat, yang kemudian datanya dapat diolah menjadi sistem peringatan dini yang responsif.

Apresiasi Tinggi dari Dosen Pembimbing Akademik Keberhasilan Sulthon dalam menerapkan keilmuan teknologi informasi pada program pengabdian masyarakat ini mendapat apresiasi besar dari Dosen Pembimbing Akademik (PA) Teknik Informatika Unila, Puput Budi Wintoro, S.Kom., M.Kom.

“Kami dari program studi sangat bangga atas pencapaian luar biasa ini. Apa yang dilakukan oleh Sulthon dan Tim Rinova membuktikan bahwa pemanfaatan teknologi nirkabel dan IoT di Teknik Informatika Unila tidak hanya berhenti sebagai teori di laboratorium, melainkan mampu diwujudkan menjadi solusi konkret penanggulangan bencana yang berdampak langsung pada keselamatan manusia dan keberlanjutan lingkungan,” ujar Puput Budi Wintoro. Beliau juga menambahkan bahwa sinergi teknologi dan pengabdian masyarakat ini adalah cerminan dari profil lulusan informatika yang adaptif dan solutif.

Sinergi Anak Muda, Kampus, dan Dunia Industri Perjalanan panjang Tim Rinova dimulai sejak April 2025 melalui penyusunan proposal dan seleksi ketat administrasi hingga berhasil menyisihkan ratusan tim dan masuk ke dalam 8 finalis nasional. Pada babak final yang digelar di Jakarta, ide Smart Reef ini dipresentasikan langsung di hadapan dewan juri terkemuka, yaitu tokoh pendidikan Prof. Yohanes Surya, serta publik figur Nicolas Saputra dan Happy Salma.

Berkat presentasi dan kekuatan gagasan teknologi yang diusung, Tim Rinova berhasil keluar sebagai pemenang empat besar nasional dan berhak mendapatkan pendanaan penuh serta pendampingan implementasi lapangan dari PT Bank Central Asia.

“Yang membuat kami tetap semangat adalah keyakinan bahwa solusi Smart Reef ini bisa menjadi warisan nyata bagi masyarakat pesisir. Ini bukan hanya tentang teknologi, tapi juga tentang keberpihakan pada lingkungan dan keselamatan manusia,” ungkap Tsuraya, salah satu anggota tim.

Pasca-kemenangan ini, beberapa tahapan penting telah menanti Tim Rinova, dimulai dari fase bootcamp di Jakarta pada 30 Juni–2 Juli 2025, pelaksanaan program lapangan di Teluk Kiluan sepanjang 3–31 Juli 2025, hingga presentasi laporan akhir pada 7–8 Agustus 2025. Inovasi ini diharapkan mampu menjadi model mitigasi bencana berbasis ekosistem dan IoT yang dapat direplikasi di berbagai wilayah rawan bencana lainnya di Indonesia.

Daftar Anggota Tim Rinova Unila:

  • Tim:
    1. M. Sulthon Al Farizky (FT, Teknik Informatika 2023) – Fokus Implementasi IoT & Sistem Data
    2. Insan Fajar Haryadi (FMIPA, S1 Matematika 2022)
    3. Tsuraya Putri Zulkarnain (FT, Teknik Geodesi 2021)
    4. Mairani Listri Eka Putri (FT, Teknik Elektro 2022)
    5. Azmi Amrul Haq (FH, Hukum 2023)
    6. Ahmad Khoirudin (FMIPA, Fisika 2024)
    7. Aswan (FP, Agronomi dan Hortikultura 2024)
    8. Mu’thiya Riska (FP, Teknik Pertanian 2024)
    9. M. Arfani Rahman (FP, Agribisnis 2023)
    10. Namira Salsabila (FH, Hukum 2024)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *