Wednesday, July 8, 2026
Info InformatikaKemahasiswaan

Inovasi Teknologi Mahasiswa Teknik Informatika Unila: EduLab Hadirkan Laboratorium Virtual Tanpa Internet untuk Daerah Terpencil

BANDAR LAMPUNG – Keterbatasan infrastruktur laboratorium fisik dan akses jaringan internet di daerah terpencil tidak lagi menjadi penghalang mutlak bagi pendidikan yang inklusif. Melalui kepiawaian di bidang Teknologi Informasi (TI), empat mahasiswa Jurusan Teknik Informatika, Universitas Lampung (Unila) yang tergabung dalam Tim NeoEngineer, berhasil merancang dan meluncurkan EduLab (Educational Virtual Laboratory).

Inovasi ini menjadi solusi cerdas berupa platform laboratorium virtual interaktif yang dirancang khusus agar pembelajaran praktikum tetap dapat diakses oleh siswa di wilayah dengan keterbatasan infrastruktur.

Tim NeoEngineer merupakan kolaborasi talenta-talenta IT Unila yang terdiri dari M. Zuruki selaku Ketua Tim; Bintang Prastyo Wicaksono sebagai System Developer; Rizky Pratama sebagai UI/UX & Graphic Designer; dan Yoga Dwi Saputra sebagai Material Developer. Pengembangan sistem ini berjalan di bawah arahan dosen pembimbing Dr. Ir. Muhamad Komarudin, S.T., M.T.

Keunggulan Arsitektur IT EduLab: Offline-Ready dan Interaktif Sebagai produk teknologi yang lahir dari rahim Teknik Informatika, kekuatan utama EduLab terletak pada arsitektur perangkat lunaknya yang adaptif. Bintang Prastyo Wicaksono menjelaskan bahwa EduLab dibangun untuk mengatasi kendala blank spot jaringan yang sering melanda daerah pelosok.

“Secara teknis, arsitektur EduLab dirancang agar dapat beroperasi secara penuh baik secara online maupun offline. Sistem ini memungkinkan siswa untuk menjalankan simulasi dan eksperimen digital hanya melalui satu perangkat gawai (smartphone), tanpa harus bergantung pada koneksi internet yang stabil maupun ketersediaan alat laboratorium fisik yang mahal,” papar Bintang. Fleksibilitas sistem inilah yang menjadikan EduLab sangat krusial dalam menekan kesenjangan fasilitas digital.

Dari sisi antarmuka (UI/UX), Rizky Pratama memastikan aplikasi ini memiliki rekayasa desain yang user-friendly dan intuitif. “Desain sistem sengaja kami buat sederhana. Kami memastikan user experience berjalan mulus supaya beban kognitif siswa dan guru sepenuhnya fokus pada proses eksperimen sains dan belajar, bukan pada kerumitan navigasi aplikasinya,” jelas Rizky.

Implementasi Virtual Inquiry-Based Learning M. Zuruki, sang ketua tim, memaparkan bahwa ide EduLab lahir dari analisis kritis terhadap metode pembelajaran konvensional yang cenderung satu arah. “Banyak siswa sebenarnya memiliki kemampuan analisis dan rasa ingin tahu yang tinggi. Namun, tanpa media pembelajaran interaktif yang memadai, potensi berpikir kritis mereka belum tergali maksimal,” ujarnya.

Gagasan tersebut diuji dan divalidasi secara langsung di SMAN 2 Bengkunatbelimbing, Kabupaten Pesisir Barat. Di tengah keterbatasan akses fisik, siswa diajak menggunakan EduLab dengan pendekatan virtual inquiry-based learning. Teknologi ini dipadukan dengan kearifan lokal, di mana simulasi praktikum dikaitkan dengan penyelesaian masalah lingkungan di sekitar siswa.

Yoga Dwi Saputra, pengembang materi, mencatat lonjakan efektivitas yang signifikan dari pemanfaatan teknologi ini melalui pengolahan data pretest dan posttest. “Berdasarkan data awal, hanya empat siswa yang mencapai kategori sangat baik. Setelah intervensi pembelajaran menggunakan sistem EduLab, jumlah tersebut melonjak tajam menjadi 16 siswa. Metrik ini menunjukkan bahwa visualisasi teknologi praktikum terbukti ampuh membantu siswa memahami konsep secara lebih mendalam,” ungkap Yoga.

Raih Prestasi Nasional LIDM 2025 Kematangan integrasi teknologi dan efektivitas pedagogis ini sukses mengantarkan Tim NeoEngineer meraih gelar Juara Tim Inspiratif Inovasi Pembelajaran Digital Pendidikan pada ajang Lomba Inovasi Digital Mahasiswa (LIDM) tahun 2025.

Ke depan, tim Teknik Informatika Unila ini berkomitmen untuk terus melakukan scale-up sistem dan memperluas implementasi EduLab di berbagai sekolah hingga perguruan tinggi. Inovasi ini mengukuhkan komitmen Universitas Lampung dalam menghadirkan solusi teknologi tepat guna yang berdampak langsung bagi kemajuan pendidikan di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *