Tuesday, June 30, 2026
Aktifitas DosenFokus IFInfo Informatika

Akselerasi Pendidikan Digital Nasional: Tim Periset Unila Kembangkan Prototipe Agregator MOOC “Linkgup” Berbasis AI dan Cloud

BANDAR LAMPUNG – Tim peneliti lintas disiplin Universitas Lampung (Unila) resmi memulai proyek strategis nasional tahun pelaksanaan 2026 yang berfokus pada pemerataan akses pendidikan di Indonesia. Dipimpin oleh Dr. Rangga Firdaus, M.Kom., usulan prototipe yang menitikberatkan pada digitalisasi massal ini telah resmi disetujui untuk dikembangkan guna mencapai Target Tingkat Kesiapterapan Teknologi (TKT) Level 6.

Riset terapan ini mengusung tajuk “Pengembangan Model Pembelajaran Ubiquitous dan Open Distance Learning (ODL) untuk Meningkatkan Akses Pendidikan Digital di Indonesia melalui Linkgup sebagai Agregator MOOC”. Langkah ini menjadi jawaban atas tantangan global dalam memperkuat strategi keberlanjutan sektor teknologi digital, khususnya industri kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dan teknologi semikonduktor di tanah air.

Solusi Inovatif untuk Kesenjangan Pendidikan Platform Linkgup dirancang khusus sebagai platform agregator teknologi pendidikan yang mengintegrasikan berbagai sumber belajar dari berbagai penyedia Massive Open Online Courses (MOOC) ke dalam satu ekosistem yang efisien. Melalui model Ubiquitous Learning (UL) dan ODL, platform ini memungkinkan seluruh lapisan masyarakat Indonesia, terutama mereka yang berada di daerah terpencil dan wilayah dengan keterbatasan akses konvensional, untuk memperoleh pendidikan berkualitas tinggi secara fleksibel, kapan saja, dan di mana saja.

Kebaruan dari inovasi ini tidak hanya terletak pada kemampuannya menyatukan berbagai ekosistem digital, melainkan juga pada penerapan teknologi AI yang mampu memberikan rekomendasi jalur pembelajaran yang dipersonalisasi sesuai kebutuhan masing-masing pengguna. Secara sosial-ekonomi, Linkgup diproyeksikan mampu mendongkrak keterampilan dan kompetensi SDM nasional, yang pada gilirannya akan meningkatkan produktivitas serta daya saing Indonesia di pasar global.

Sinergi Keilmuan dan Keunggulan Arsitektur Sistem Dari aspek pengembangan perangkat lunak, keandalan platform Linkgup disokong oleh arsitektur teknologi modern berskala industri. Pengembangan platform web dan aplikasi mobile ini memanfaatkan framework React dan Next.js pada sisi frontend, serta didukung penuh oleh infrastruktur server berbasis cloud terkemuka, yaitu Amazon Web Services (AWS).

Keberhasilan pengembangan arsitektur teknis ini dikawal langsung oleh kolaborasi erat para ahli di Fakultas Teknik dan FKIP Unila, dengan komposisi tim:

  • Ketua Tim Peneliti: Dr. Rangga Firdaus, M.Kom.
  • Anggota Dosen 1: Ir. Gigih Forda Nama, S.T., M.T.I., IPM. (Teknik Informatika) – Bertanggung jawab penuh dalam studi literatur UL/ODL, pengembangan arsitektur backend, integrasi multi-sumber belajar, serta pengujian fungsionalitas sistem.
  • Anggota Dosen 2: Bayu Saputra (Teknologi Pendidikan) – Bertanggung jawab dalam perancangan antarmuka pengguna (UI/UX Design), pengujian user experience, manajemen pengujian beta, dan penanganan perbaikan bug.

Pengembangan ini juga melibatkan talenta muda dari kalangan mahasiswa prodi Teknologi Pendidikan, yaitu Fathur Rahman dan Anindita Cahyani, yang bertugas membantu analisis kebutuhan pengguna, pengelolaan konten pembelajaran, serta dokumentasi evaluasi prototipe.

Rencana Capaian dan Proteksi Inovasi Guna memastikan keberlanjutan dan kualitas sistem yang kokoh, roadmap proyek selama satu tahun ini melibatkan serangkaian tahapan pengujian ketat di berbagai lembaga pendidikan, mencakup uji fungsionalitas, pengujian performa, uji lapangan, hingga sertifikasi oleh lembaga terakreditasi.

Luaran dari fase prototipe ini akan diwujudkan dalam bentuk dokumen blueprint arsitektur sistem (termasuk integrasi API), video dokumentasi proses pengembangan yang akan dipublikasikan di media massa Lampung Post, serta media komunikasi ilmiah berupa poster. Sebagai fondasi perlindungan hukum atas inovasi karya anak bangsa ini, seluruh perangkat lunak yang dikembangkan di dalam ekosistem Linkgup juga tengah dalam proses pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *