Friday, July 10, 2026
Fokus IFInfo InformatikaKemahasiswaan

Motor Inovasi AI “GATE”, Mahasiswa Teknik Informatika Bawa Tim Unila Sabet Emas PIMNAS ke-38 dan Tembus Top 10 Nasional

BANDAR LAMPUNG – Kontribusi talenta digital dari Program Studi Teknik Informatika kembali mengharumkan nama Universitas Lampung (Unila) di kancah nasional. Zaka Kurnia Rahman (Teknik Informatika 2022) bersama tim lintas fakultas (PKM-VGK Unila) berhasil meraih Juara I (Medali Emas) kategori Presentasi pada ajang bergengsi Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-38.

Kompetisi yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemdiktiristek ini berlangsung pada 23–28 November 2025 di Universitas Hasanuddin, Makassar. Kemenangan mutlak ini didapatkan berkat gagasan konstruktif berbasis teknologi tinggi bernama GATE (Gambling Activity Tracing Engine) System.

Karya ini menawarkan solusi konkret bagi permasalahan maraknya judi online di Indonesia, sebuah isu krusial yang berdampak langsung pada peningkatan angka kemiskinan dan ketimpangan sosial.

Sorotan Teknologi: Kecerdasan Buatan dan Arsitektur GATE System Dari kacamata Teknik Informatika, inovasi GATE bukanlah sekadar gagasan pemblokiran biasa, melainkan sebuah ekosistem pelacakan cerdas. Sistem ini dibangun dengan fondasi Artificial Intelligence (AI) dan Machine Learning yang bertugas mengidentifikasi pola perilaku pengguna yang terindikasi terlibat dalam praktik judi daring secara real-time.

Sistem operasi GATE bekerja menggunakan arsitektur SSR (Screen, Secure, Report):

  • Screen: Melakukan crawling dan penyaringan situs secara otomatis menggunakan algoritma pencocokan pola.
  • Secure: Mengamankan data dari aktivitas pengguna (node) yang mencurigakan di dalam jaringan.
  • Report: Mengintegrasikan output data secara langsung dengan Internet Service Provider (ISP) dan platform pengaduan instansi berwenang untuk eksekusi pemblokiran.

Proses komputasi sistem cerdas ini tentu membutuhkan infrastruktur yang mumpuni. Selama proses riset dan pengerjaan yang dimulai sejak November 2024, Zaka dan tim menghadapi tantangan utama berupa keterbatasan perangkat keras (hardware). Pengolahan data Machine Learning GATE sejatinya membutuhkan spesifikasi komputer komputasi tinggi agar model AI dapat belajar dan mendeteksi anomali situs judi secara optimal.

Apresiasi Akademik: Dukungan Penuh dari Prodi Teknik Informatika Keberhasilan Zaka dalam merancang arsitektur AI pada GATE tidak lepas dari tempaan akademik di Program Studi Teknik Informatika. Hal ini diungkapkan oleh Dosen Pembimbing Akademik (PA) Zaka, Puput Budi Wintoro, S.Kom., M.Kom., yang turut menyampaikan rasa bangga atas pencapaian anak didiknya.

“Zaka memang dikenal sebagai mahasiswa yang memiliki ketertarikan dan keuletan tinggi, khususnya dalam eksplorasi teknologi kecerdasan buatan. Prestasi medali emas di PIMNAS ini adalah bukti nyata bahwa mahasiswa Teknik Informatika Unila tidak hanya cakap secara teori di kelas, tetapi juga mampu mengimplementasikan keilmuannya menjadi produk engineering yang solutif terhadap isu-isu krusial di masyarakat,” ungkap Puput Budi Wintoro.

Lebih lanjut, ia berharap pencapaian ini dapat menjadi katalisator bagi mahasiswa Teknik Informatika lainnya untuk berani berinovasi dan berkolaborasi lintas keilmuan dalam menciptakan teknologi tepat guna.

Apresiasi Rektor dan Langkah Strategis ke Depan Kemenangan telak inovasi teknologi ini turut membawa Unila melesat masuk ke jajaran Top 10 Universitas terbaik pada ajang Pimnas ke-38. Selain medali emas, tim ini juga sukses menyabet penghargaan spesifik sebagai “Kelompok Mahasiswa dengan Media Sosial Paling Menarik”, berkat manajemen konten di akun Instagram @gate.system.

Rektor Unila, Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., memberikan apresiasi luar biasa atas kerja keras tim yang menjadikan Unila masuk Top 10 dan berharap prestasi ini memicu mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi.

Sebagai langkah konkret hilirisasi teknologi, Zaka dan rekan-rekannya bertekad untuk melakukan audiensi strategis dengan pemangku kebijakan, khususnya Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) serta Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Tujuannya agar algoritma GATE dapat diintegrasikan sebagai instrumen utama negara dalam memberantas jaringan judi online sampai ke akarnya.

Susunan Tim PKM-VGK GATE System Unila:

  • Ketua Tim: Aulia Rafly Lubis (Pendidikan Ekonomi 2022)
  • Anggota Tim: * Zaka Kurnia Rahman (Teknik Informatika 2022) – Pengembang Sistem/Fokus Teknologi
    • M. Ghinau Thofadillah (Pendidikan Ekonomi 2022)
    • Eka Arinda (Pendidikan Ekonomi 2022)
    • Belia Nabila Putri (Ilmu Hukum 2022)
  • Dosen Pembimbing PKM: Dr. Pujiati, S.Pd., M.Pd. (FKIP Unila)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *