23Jun/14

Rektor Buka Seminar Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat‏

(Unila) : Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof. Dr. Ir. Sugeng P. Harianto, M.S., membuka Seminar Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat, Rabu (18/6). Kegiatan yang berlangsung di lantai IV gedung rektorat Unila ini dihadiri Ketua Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat (LPKM) Dr. Supomo Kandar, M.S., Ketua Lembaga Penelitian Dr. Eng. Admi Syarif, juga para dosen yang tergabung dalam program tersebut.

Dalam laporannya Supomo mengatakan, terdapat 245 judul proposal yang diterima LPKM dalam program pengabdian kepada masyarakat yang didanai tahun 2013 ini. Akan tetapi yang sudah memenuhi kriteria baru 66 judul di antaranya. Jumlah tersebut terbagi atas program pengabdian kelompok IPA dan IPS.

“Sebetulnya yang masuk ke LPM ada 200-an proposal, tapi yang memenuhi kriteria baru 60-an judul. Terdiri dari dosen yang telah melakukan pengabdian pada tahun 2013, baik yang didanai oleh DIPA Unila maupun dana yang berasal dari APBN,” ujarnya.

Secara teknis 66 judul proposal program pengabdian yang dipresentasikan akan direview oleh 12 orang pembahas. Reviewer bertugas untuk menentukan layak tidaknya materi pengabdian dipublikaskan dalam jurnal. Tim reviewer terdiri dari para dosen yang telah melakukan pengabdian dan diketuai langsung Prof. Warsito, S.Si., DEA., Ph.D. Masing-masing peserta melakukan presentasi yang terbagi dalam 11 kelompok. Setiap kelompok terdiri dari 6 pengabdi.

Menurut supomo, seminar hasil yang didanai tahun 2013 ini akan digelar selama tiga hari berturut-turut mulai 18 hingga 20 Juni. Tujuannya untuk mengevaluasi dan memublikasikan hasil pengabdian agar pengabdian yang dilakukan oleh dosen berkualitas. Selain itu, memberikan manfaat pada masyarakat dalam rangka melaksanakan tri darma perguruan tinggi.

Hasil seminar yang telah direview akan didokumentasikan dalam bentuk jurnal maupun proseding yang nantinya akan dipublikasikan. “Nanti dari hasil reviewer kita akan memilih tiga terbaik yang penilaiannya ditekankan pada perbandingan pada saat presentasi maupun kenyataan di lapangan,” paparnya.

“Dengan hasil pengabdian ini diharapkan selain menjadi dasar untuk bahan evaluasi kegiatan selama tahun 2013, mampu mengubah pola dan perilaku masyarakat yang semula stagnan menjadi bergerak. Mudah-mudahan pengabdian yang akan datang bisa lebih baik lagi. Bukan hanya sekadar mengejar KUM melainkan mengedepankan peran Unila melalui pemberdayaan SDM-nya untuk masyarakat,” ujar rektor saat memberi sambutan sekaligus membuka kegiatan.[]

Sumber: http://www.unila.ac.id/17781/

23Jun/14

Panitia Masih Temui Beberapa Kekurangan Dalam Naskah SBMPTN‏

(Unila) : Panitia lokal 27 Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri Universitas Lampung (Panlok SBMPTN Unila) masih menemui beberapa kekurangan dalam naskah soal ujian tertulis yang digelar Selasa (17/6). Salah satunya, ditemukan tiga soal Tes Kemampuan Potensial Akademik (TKPA) dengan jumlah halaman yang tidak lengkap.

Ketidaklengkapan naskah soal diketahui berdasarkan laporan tiga peserta ujian tertulis sesaat usai soal tersebut dibagikan. Kepada pengawas mereka melaporkan, tidak menemukan beberapa nomor soal dalam naskah tersebut. Kekurangan lainnya, didapati cetakan soal yang bermasalah yakni pada pelaksanaan tes di Gedung A Fakultas Hukum Unila.

Dalam satu lembar naskah soal terbagi atas dua kolom, sisi kiri dan kanan. Cetakan yang kurang sempurna mengakibatkan naskah soal yang terletak pada kolom kedua sulit dibaca, tepatnya penjabaran materi tentang vektor matematika. Masih soal cetakan, kekurangan lainnya terdapat dalam soal di kelompok sains dan teknologi (saintek/IPA) di mana ditemukan kata-kata yang saling tumpang tindih.

“Memang ini bukan faktor dominan, tapi soal yang tidak terbaca ini sangat mengganggu konsentrasi kami dalam menyelesaikan soal. Apalagi soal itu ada di permulaan,” ujar salah satu peserta usai mengikuti ujian TKPA.

Selain itu dari 60 butir soal yang diujikan dalam empat tipe, hampir 60 persen di antaranya menggunakan materi soal yang sama dengan SBMPTN tahun sebelumnya. Materi pada tes tertulis kali ini mencakup contoh-contoh soal uji coba SBMPTN maupun SNMPTN yang diberikan beberapa lembaga bimbingan belajar (bimbel). Tipe soal yang banyak ditemui kemiripannya ada pada materi Matematika, Fisika, dan Kimia.

Koordinator Bidang Humas Panitia Lokal (Panlok) 27 SBMPTN Unila Muhammad Komarudin, S.T.,M.T., membenarkan adanya ketidaksempurnaan naskah soal tersebut. Menurut dia, salah satu penyebab hal itu dapat terjadi adalah dari pihak pusat yang kemungkinan kurang teliti melakukan pengecekan naskah soal saat akan melakukan penyegelan.

Kendati demikian, Kepala UPT Puskom Unila ini menilai beberapa kekurangan lumrah terjadi. Pasalnya proses kerja mesin maupun manusia tetap memiliki margin eror yang tidak dapat dihindari. Untuk mengantisipasi jumlah naskah soal yang kurang hingga cacat, pihak panitia memberikan dua amplop di tiap ruangan dan menurutnya jumlah itu lebih dari cukup. “Sejauh ini tidak ada kendala yang menghawatirkan apalagi sampai mengganggu jalannya tes SBMPTN,” tandas Komar.
Sumber:http://www.unila.ac.id/17775/

23Jun/14

Berita Baru

[dropcap]L[/dropcap]ink Video yang bermanfaat berisi link materi pembelajaran MIT Open Course, wisi quam lorem vestibulum nec nibh, sollicitudin volutpat at libero litora, non adipiscing. Nulla nunc porta lorem, nascetur pede massa mauris lectus lectus, in magnis, praesent turpis. Ut wisi luctus ullamcorper. Et ullamcorper sollicitudin elit odio consequat mauris, wisi velit tortor semper vel feugiat dui, ultricies lacus. Congue mattis luctus, quam orci mi semper ligula eu dui, purus etiam in doloribus, semper convallis faucibus omnis donec, lorem id ligula in vulputate proin rhoncus.

23Jun/14

Ihwal Teknik Informatika Unila

Teknologi Informasi (TI) adalah teknologi yang membantu manusia dalam membuat, mengubah, menyimpan, mengomunikasikan dan/atau menyebarkan informasi. TI menyatukan komputasi dan komunikasi berkecepatan tinggi untuk data, suara, dan video. Dan, perkembangan teknologi informasi tumbuh begitu pesat. Dunia menyadari keunggulan teknologi komputer dan teknologi informasi dalam menyelesaikan masalah dengan aplikasi terkait perangkat keras berbasis komputer. Salah satu dampaknya, kegiatan ekonomi /bisnis berbasis transaksi elektronik semakin banyak. Hal ini ditunjukkan perkembangan yang sangat signifikan di bidang-bidang electronic business, electronic commerce, electronic data interchange, auction by internet, telemetri, robotic, remote controlling, dan sebagainya.

Keadaan tersebut menimbulkan kebutuhan sumber daya manusia (sdm) yang besar pada bidang teknologi komputer dan teknologi informasi. Para pemimpin ekonomi/bisnis global bersungguh-sungguh meningkatkan kualitas sdmnya di bidang teknologi informatika dan komputer. Mereka telah memiliki persepsi yang sama bahwa investasi, terutama dalam sdm, di bidang ini menentukan masa depan mereka sendiri.

Terkait dengan kondisi-kondisi tersebut, Universitas Lampung harus mampu menyediakan sumber daya manusia yang berkualitas sesuai kebutuhan pasar tenaga kerja global, nasional, mau pun daerah sendiri dalam menyikapi studi pilihan ke Teknik Informatika dari para calon mahasiswa yang berkualitas baik daerah sendiri mau pun dari luar daerah.

Kecenderungan tersebut menjadi hal yang strategis bagi Jurusan Teknik Elektro dalam mengembangkan Program Studi Teknik Informatika. Dan, penyediaan sdm yang berkualitas merupakan tanggung jawab institusi pendidikan. Oleh karena itu, Jurusan Teknik Elektro Universitas Lampung, yang memiliki sdm pengajar yang berkualitas dengan fasilitas yang mendukung, bertujuan untuk membuka Program Studi Teknik Informatika (PSTI).