23Jun/14

BRI akan Tingkatkan Layanan Perbankan untuk Unila

(Unila) : Universitas Lampung (Unila) dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sepakat menjajaki kerja sama. Hal ini diawali dengan penandatanganan nota kesepahaman antara kedua belah pihak yang masing-masing diwakili oleh Prof. Dr. Ir. Sugeng P. Harianto, M.S., selaku rektor dan Tri Wintarto sebagai Pemimpin Wilayah Kantor Wilayah Bandarlampung.

Adapun maksud nota kesepahaman ini adalah untuk digunakan sebagai landasan bagi kedua belah pihak dalam rangka melakukan kerja sama di berbagai kegiatan yang saling menunjang tugas pokok dan fungsi masing-masing. Penandatanganan nota kesepahaman ini dilakukan untuk memenuhi sistem pelayanan jasa perbankan melalui mekanisme penerimaan setoran pembayaran mahasiswa secara online, jasa perbankan lainnya, dan pengelolaan dana kedua belah pihak.

Bank Rakyat Indonesia sendiri merupakan perseroan terbatas yang bergerak dalam bidang perbankan. Salah satu kegiatan usahanya adalah menyediakan fasilitas online banking system maupun jasa-jasa perbankan lainnya bagi nasabah-nasabahnya. Untuk itu PT BRI (Persero) Tbk sepakat untuk menjalin kerja sama dengan prinsip saling menguntungkan dalam beberapa bidang, sesuai ketentuan dan prosedur yang berlaku.

Antara lain meliputi pengelolaan dana operasional serta dana-dana lainnya di lingkungan Unila, penerimaan setoran mahasiswa secara online, pengembangan sistem dan layanan penerimaan pembayaran uang pendaftaran Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru, dan pengelolaan pembayaran gaji/honor karyawan.

Tak sebatas itu sesuai dengan nota kesepahaman yang berlaku selama tiga tahun ke depan, BRI juga menawarkan kerja sama dalam hal pemanfaatan jasa layanan perbankan lainnya yang disediakan oleh PT BRI (Persero) Tbk untuk Unila. Hal ini merupakan langkah-langkah secara optimal guna mewujudkan kerja sama sebagaimana dimaksud dalam nota kesepahaman.

Antara lain pemberian fasilitas BRIGuna (Kredit Berpenghasilan Tetap), pemberian fasilitas Kredit Consumer (KPR, KKB, Kartu Kredit) kepada karyawan Unila yang memerlukan, pemanfaatan jasa dan instrumen perbankan lainnya seperti Electronic Bank Statement, BRIZZI, Mocash (sarana pembayaran pengganti uang tunai) dan Cash Management System, pemberian fasilitas untuk pembukaan outlet kerja PT BRI (Persero) Tbk di lingkungan Unila, serta kerja sama lain yang saling memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.[] Inay

Sumber: http://www.unila.ac.id/unila-bri-jalin-kerja-sama-usai-tandatangani-nota-kesepahaman%e2%80%8f/

23Jun/14

Pascasarjana Tambah Delapan Prodi‏

Unila) : Langkah Pascasarjana Univeristas Lampung (Unila) untuk menambah program studi (Prodi) di tahun 2014 terealiasasi dengan didapuknya delapan prodi untuk program master. Penambahan prodi digulirkan berdasarkan SK Ditjen Dikti Nomor 441/E.E2/DT/2014 Tanggal 18 Juni Tentang Penugasan Penyelenggaraan Penambahan Program Studi.

Direktur Pascasarjana Unila Prof. Dr. Sudjarwo, M.S., mengatakan, penambahan prodi dilakukan setelah pemerintah Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, memberi mandat kepada Unila untuk menyelenggarakan program-program studi tersebut.

“Antara lain Program Studi Fisika, Program Studi Teknologi Pangan, Program Studi Ilmu Penyuluhan Pembangunan/Pemberdayaan Masyarakat, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah, Program Studi Keguruan Guru SD, Program Studi Keguruan IPA, Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian, dan Program Studi Teknik Mesin,” ujarnya, Jumat (20/6).

Guru Besar FKIP Unila ini menambahkan, Universitas Lampung dinilai memiliki pengetahuan dan kemampuan dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi. Penambahan prodi ditujukan dalam rangka menyiapkan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia khususnya di wilayah Lampung dan sekitarnya.

Saat ini, sambung Sudjarwo, Unila tengah melakukan langkah persiapan yang diperlukan, baik secara administratif maupun akademik dengan memperhatikan ketentuan pada Peraturan Presiden Nomor 8 Tahun 2012 Tentang KKNI Khususnya yang berkenaan dengan deskripsi setiap jenjang kualifikasi.

Sebelumnya program pendidikan yang didirikan sejak 1999 ini sudah memiliki 20 program studi yang tersebar di 8 fakultas. Antara lain Magister Ilmu Lingkungan, Magister Manajemen, Magister Ilmu Ekonomi, Magister Ilmu Hukum, Magister Hukum, Magister Teknologi Pendidikan, Magister Manajemen Pendidikan, Magister Pendidikan IPS, Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.

Selanjutnya Magister Agronomi, Magister Agribisnis, Magister Teknologi Agroindustri, Magister Ilmu Kehutanan, Magister Manajemen Sumber Daya Alam, Magister Teknik, Sipil, Magister Ilmu Pemerintahan, Magister Ilmu Administrasi, Magister Kimia, Magister Biologi, Magister Matematika.[] Inay

Sumber: http://www.unila.ac.id/pascasarjana-tambah-delapan-prodi%e2%80%8f/

23Jun/14

Rektor Berharap Mahasiswa Asing Menjadi Duta Internasional Unila

(Unila) : Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof. Ir. Sugeng P. Harianto, M.S., berharap para mahasiswa asing yang mengikuti program Darmasiswa bisa menjadi duta Unila di mata internasional. Demikian disampaikan rektor saat membuka acara Pentas Seni Mahasiswa Asing Universitas Lampung yang digelar di Lapangan Rektorat Unila, Kamis (19/6) siang.

Dalam acara yang dihadiri juga oleh beberapa dekan fakultas, kepala biro, kepala UPT dan unit lainnya di Unila ini, Rektor mengaku terkesan dan sangat mengapresiasi para mahasiswa asing yang berkenan belajar budaya Lampung di Unila, kemudian menampilkannya dalam kegiatan pentas seni tersebut. Bisa dilihat hasilnya, mereka bisa berbahasa Indonesia dalam sekejap, bahkan sekarang menguasai tarian tradisional Lampung.

“Saya berharap melalui kegiatan ini, mereka semua mampu menjadi duta Unila dan memperkenalkan budaya kita di mata internasional. Dan mudah-mudahan Bahasa Indonesia juga demikian sehingga bisa menjadi bahasa internasional. Ini salah satu langkah kita untuk mencapai world class university,” ujar rektor yang dikenal sangat mencintai seni budaya ini.

Pentas seni yang digelar siang itu merupakan persembahan mahasiswa asing Unila yang tergabung dalam Program Darmasiswa RI Tahun 2014 di Unila. Mereka adalah Yuzu Okubo dari Nihon University, Jepang; Arana Ogawa dari Keio University, Jepang; Prak Sivorn dari Jachuk Asia Dev Institute, Kamboja; Lek Savy dari Cambodian University; Pov Sophea dari Cambodian University; Oh Ji Min dari Chousn University, Korea; Aleksandra Dudzinska dari Jagiellonian University, Polandia; dan Michael Valach dari Comevius University, Slovakia.

Tari Sigeh Penguten menjadi pembuka acara ini. Tari tradisional Lampung yang dimaksudkan sebagai penyambutan terhadap tamu dalam adat Lampung ini dibawakan oleh empat mahasiswi asing antara lain Yuzu Okubo, Arana Ogawa, Oh Ji Min, dan Lek Savy serta salah satu anggota UKM-BS Unila.

Setelah sambutan dari PR I Unila Prof. Dr. Hasiriadi Mat Akin dan Pembukaan oleh Rektor, mahasiswa memperkenalkan diri masing-masing dalam bahasa Indonesia. Tingkah mereka mengundang senyum dan tawa karena menyelipkan kata-kata bahasa daerah Lampung seperti “tabik pun”, “haga dipa”, “khadu mengan”, dan juga ungkapan “ora opo-opo” saat berdialog dengan pembawa acara.

Pertunjukan kebisaan mahasiswa asing dalam memainkan alat musik tradisional Gamolan Lampung serta Talo Balak menjadi suguhan selanjutnya. Aksi mereka disambut meriah dengan tepuk tangan penonton yang merupakan siswa serta guru beberapa sekolah di Lampung, tamu peneliti asing di Unila, karyawan dan mahasiswa Unila.

Beberapa acara selanjutnya ditampilkan sangat menarik pada event komunikasi budaya ini, seperti Sophea, dan Sivorn yang menyanyikan lagu-lagu folk Lampung diiringi petikan gitar klasik Lampung. Kemudian Aleksandra membaca puisi dalam Bahasa Indonesia, sedangkan Michael membacakan syair Lampung.

Penonton menyambut meriah ketika mahasiswa Jepang, Kamboja, dan Korea sudah berganti kostum tradisional negaranya yang serasi. Lagu “Bengawan Solo” dalam bahasa Kamboja mengalun merdu melalui suara Savy, Sophea, dan Sivorn. Giliran mahasiswa Jepang tidak mau ketinggalan, Arana dan Yuzu yang memakai baju Yukata menyanyikan lagu “Sakura” dan “Doraemon” dengan ceria.

Puncaknya ketika Jimin yang memakai baju tradisional korea Hanbok tampil anggun menyanyikan lagu “Onara” yang di Indonesia terkenal dari drama korea “Dae jang Geum”. Ditutup dengan menyanyikan lagu “Nobody Nobody but You” yang diikuti oleh semua mahasiswa asing dengan gayanya masing-masing.[] Inay/Dedi.

Sumber: http://www.unila.ac.id/rektor-berharap-mahasiswa-asing-menjadi-duta-internasional-unila/

23Jun/14

FKIP Unila Lepas 1038 Mahasiswa Peserta KKN-KT

(UNILA): Serah terima mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Kependidikan Terintegrasi (KKN-KT) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung dari Rektor Universitas Lampung kepada Bupati Tanggamus, Lampung Barat dan Pesisir Barat pada hari ini di gedung serba guna Unila (19/6).

KKN-KT Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan Universitas Lampung (FKIP Unila) Tahun 2014 mengangkat tema Belajar dan Mengabdi dan dilaksanakan selama dua bulan setengah.

Acara yang dimulai pada pukul 11.00 WIB ini dibuka langsung oleh Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Sugeng P. Harianto, M.S. dan dihadiri Dekan FKIP Unila, Wakil Bupati Tanggamus H. Samsul Hadi SPdi., MPdi dan Asisten Satu Lampung Barat Drs. Adi Utama serta Kepala Dinas Pendidikan Pesisir Barat Drs. Gunawan M. Si.

Dalam laporannya Dekan FKIP Unila Dr. Hi. Bujang Rahman, M. Si mengatakan jumlah keseluruhan peserta KKN-KT 1038 orang peserta yang terdiri dari Lampung Barat 285 orang mahasiswa yang dibagi dalam 6 Kecamatan 27 Pekon 34 sekolah dan 6 orang dosen pembimbing lapangan dan di Pesisir Barat terdiri dari 393 orang mahasiswa yang dibagi dalam 8 Kecamatan 36 Pekon 46 Sekolah dan 8 dosen pembimbing lapangan sedangkan untuk Tanggamus terdiri dari 360 orang mahasiswa dibagi dalam 12 Kecamatan 36 Pekon 36 Sekolah dan 12 dosen pembimbing lapangan.

Selanjutnya Bujang menjelaskan bahwa pada KKN-KT ini, ada dua mata kuliah yang diselenggarakan bersamaan, yaitu mata kuliah KKN 3 SKS dan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) 4 SKS. Dalam pelaksanaannya, harus ada kerjasama dari pemerintah kabupaten, kecamatan, dan desa sehingga mahasiswa dapat maksimal mengimplementasikan pengabdiannya di daerah serta sekolah lokasi PPL.

Bujang menambahkan, pelaksanaan KKN-KT sendiri untuk Kabupaten Lampung Barat berlangsung dari tanggal 2 Juli-18 September 2014 dan untuk Kabupaten Tanggamus dan Pesisir Barat berlangsung dari tanggal 1 Juli – 17 September 2014.

Rektor Unila dalam sambutannya KKN-KT merupakan bentuk pembuktian diri bahwa FKIP Unila mampu menjalankan bentuk pengabdian terjun langsung ke masyarakat secara mandiri. Semoga dengan KKN-KT ini mahasiswa dapat menambah pengetahuan mereka sebelum benar-benar terjun ke masyarakat dan dapat menerapkan teori yang diterima di bangku kuliah. (Daniar)

Sumber: http://www.unila.ac.id/fkip-unila-lepas-1038-mahasiswa-peserta-kkn-kt/