All posts by admin

23Jun/14

Prodi Pendidikan Seni tari dan Penjaskes Uji Keterampilan‏

Program studi (Prodi) Pendidikan Seni Tari Universitas Lampung akan menerima sekitar 40 mahasiswa untuk ajaran baru ini. Sebanyak 20 mahasiswa sudah diterima melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).
Demikian disampaikan Ketua Program Studi Sendratari Unila Fitri Daryanti, S.Sn, M.Sn, Rabu (18/6).

“Saat ini kami masih menunggu 20 mahasiswa yang terjaring melalui jalur SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri). Tes keterampilan jalur SBMPTN sudah dimulai Rabu ini, dan besok, Kamis (19/6). Hari ini ada sekitar 200-an orang dari 445 calon mahasiswa yang hadir untuk uji keterampilan,” ujarnya.

Adapun materi uji keterampilan meliputi, wawancara apresiasi seni, pengetahuan atau pengalaman juara, kemudian praktik. Pada tes praktik mereka diharuskan menari akan tetapi tema maupun jenis tarian ditentukan oleh masing-masing calon mahasiswa.
Sementara itu, Ketua prodi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan FKIP Unila Ade Jubaedi menerangkan, bahwa pada hari pertama uji keterampilan hanya ada 840 calon mahasiswa dari 1.111 pendaftar SBMPTN yang mengikuti tes uji keterampilan.

Namun dirinya memastikan sebanyak 271 orang lainnya akan mengikuti uji keterampilan di hari kedua. “Besok sisanya dipastikan hadir karena jika mereka tidak ikut otomatis akan didiskualifikasi. Kita masih tunggu sampai pukul 16.00 WIB. Setiap peserta yang hadir diwajibkan membawa kartu ujian tes tertulis dan nomor dada yang telah diambil sebelumnya,” ujarnya.

Program studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Unila akan menerima sekitar 80-an mahasiswa pada tahun ajaran baru nanti. Pada jalur SNMPTN, Unila telah menerima 35 orang sedangkan pada jalur SBMPTN diperkirakan akan menerima 45 orang.

Pada uji keterampilan Penjas, calon mahasiswa akan menjalani beberapa tes. Di antaranya tes kesehatan meliputi pengukuran berat badan, tinggi badan, serta tes buta warna. Selanjutnya tes lari zig-zag atau ketangkasan. Tes kekuatan perut berupa sit up, push up, vertical jump, koordinasi. Terakhir tes kebugaran, seluruh peserta dites untuk lari 1.600 meter.[] Inay

Sumber: http://www.unila.ac.id/prodi-pendidikan-seni-tari-dan-penjaskes-uji-keterampilan%e2%80%8f/

23Jun/14

Rektor Buka Seminar Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat‏

(Unila) : Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof. Dr. Ir. Sugeng P. Harianto, M.S., membuka Seminar Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat, Rabu (18/6). Kegiatan yang berlangsung di lantai IV gedung rektorat Unila ini dihadiri Ketua Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat (LPKM) Dr. Supomo Kandar, M.S., Ketua Lembaga Penelitian Dr. Eng. Admi Syarif, juga para dosen yang tergabung dalam program tersebut.

Dalam laporannya Supomo mengatakan, terdapat 245 judul proposal yang diterima LPKM dalam program pengabdian kepada masyarakat yang didanai tahun 2013 ini. Akan tetapi yang sudah memenuhi kriteria baru 66 judul di antaranya. Jumlah tersebut terbagi atas program pengabdian kelompok IPA dan IPS.

“Sebetulnya yang masuk ke LPM ada 200-an proposal, tapi yang memenuhi kriteria baru 60-an judul. Terdiri dari dosen yang telah melakukan pengabdian pada tahun 2013, baik yang didanai oleh DIPA Unila maupun dana yang berasal dari APBN,” ujarnya.

Secara teknis 66 judul proposal program pengabdian yang dipresentasikan akan direview oleh 12 orang pembahas. Reviewer bertugas untuk menentukan layak tidaknya materi pengabdian dipublikaskan dalam jurnal. Tim reviewer terdiri dari para dosen yang telah melakukan pengabdian dan diketuai langsung Prof. Warsito, S.Si., DEA., Ph.D. Masing-masing peserta melakukan presentasi yang terbagi dalam 11 kelompok. Setiap kelompok terdiri dari 6 pengabdi.

Menurut supomo, seminar hasil yang didanai tahun 2013 ini akan digelar selama tiga hari berturut-turut mulai 18 hingga 20 Juni. Tujuannya untuk mengevaluasi dan memublikasikan hasil pengabdian agar pengabdian yang dilakukan oleh dosen berkualitas. Selain itu, memberikan manfaat pada masyarakat dalam rangka melaksanakan tri darma perguruan tinggi.

Hasil seminar yang telah direview akan didokumentasikan dalam bentuk jurnal maupun proseding yang nantinya akan dipublikasikan. “Nanti dari hasil reviewer kita akan memilih tiga terbaik yang penilaiannya ditekankan pada perbandingan pada saat presentasi maupun kenyataan di lapangan,” paparnya.

“Dengan hasil pengabdian ini diharapkan selain menjadi dasar untuk bahan evaluasi kegiatan selama tahun 2013, mampu mengubah pola dan perilaku masyarakat yang semula stagnan menjadi bergerak. Mudah-mudahan pengabdian yang akan datang bisa lebih baik lagi. Bukan hanya sekadar mengejar KUM melainkan mengedepankan peran Unila melalui pemberdayaan SDM-nya untuk masyarakat,” ujar rektor saat memberi sambutan sekaligus membuka kegiatan.[]

Sumber: http://www.unila.ac.id/17781/

23Jun/14

Panitia Masih Temui Beberapa Kekurangan Dalam Naskah SBMPTN‏

(Unila) : Panitia lokal 27 Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri Universitas Lampung (Panlok SBMPTN Unila) masih menemui beberapa kekurangan dalam naskah soal ujian tertulis yang digelar Selasa (17/6). Salah satunya, ditemukan tiga soal Tes Kemampuan Potensial Akademik (TKPA) dengan jumlah halaman yang tidak lengkap.

Ketidaklengkapan naskah soal diketahui berdasarkan laporan tiga peserta ujian tertulis sesaat usai soal tersebut dibagikan. Kepada pengawas mereka melaporkan, tidak menemukan beberapa nomor soal dalam naskah tersebut. Kekurangan lainnya, didapati cetakan soal yang bermasalah yakni pada pelaksanaan tes di Gedung A Fakultas Hukum Unila.

Dalam satu lembar naskah soal terbagi atas dua kolom, sisi kiri dan kanan. Cetakan yang kurang sempurna mengakibatkan naskah soal yang terletak pada kolom kedua sulit dibaca, tepatnya penjabaran materi tentang vektor matematika. Masih soal cetakan, kekurangan lainnya terdapat dalam soal di kelompok sains dan teknologi (saintek/IPA) di mana ditemukan kata-kata yang saling tumpang tindih.

“Memang ini bukan faktor dominan, tapi soal yang tidak terbaca ini sangat mengganggu konsentrasi kami dalam menyelesaikan soal. Apalagi soal itu ada di permulaan,” ujar salah satu peserta usai mengikuti ujian TKPA.

Selain itu dari 60 butir soal yang diujikan dalam empat tipe, hampir 60 persen di antaranya menggunakan materi soal yang sama dengan SBMPTN tahun sebelumnya. Materi pada tes tertulis kali ini mencakup contoh-contoh soal uji coba SBMPTN maupun SNMPTN yang diberikan beberapa lembaga bimbingan belajar (bimbel). Tipe soal yang banyak ditemui kemiripannya ada pada materi Matematika, Fisika, dan Kimia.

Koordinator Bidang Humas Panitia Lokal (Panlok) 27 SBMPTN Unila Muhammad Komarudin, S.T.,M.T., membenarkan adanya ketidaksempurnaan naskah soal tersebut. Menurut dia, salah satu penyebab hal itu dapat terjadi adalah dari pihak pusat yang kemungkinan kurang teliti melakukan pengecekan naskah soal saat akan melakukan penyegelan.

Kendati demikian, Kepala UPT Puskom Unila ini menilai beberapa kekurangan lumrah terjadi. Pasalnya proses kerja mesin maupun manusia tetap memiliki margin eror yang tidak dapat dihindari. Untuk mengantisipasi jumlah naskah soal yang kurang hingga cacat, pihak panitia memberikan dua amplop di tiap ruangan dan menurutnya jumlah itu lebih dari cukup. “Sejauh ini tidak ada kendala yang menghawatirkan apalagi sampai mengganggu jalannya tes SBMPTN,” tandas Komar.
Sumber:http://www.unila.ac.id/17775/

23Jun/14

Berita Baru

[dropcap]L[/dropcap]ink Video yang bermanfaat berisi link materi pembelajaran MIT Open Course, wisi quam lorem vestibulum nec nibh, sollicitudin volutpat at libero litora, non adipiscing. Nulla nunc porta lorem, nascetur pede massa mauris lectus lectus, in magnis, praesent turpis. Ut wisi luctus ullamcorper. Et ullamcorper sollicitudin elit odio consequat mauris, wisi velit tortor semper vel feugiat dui, ultricies lacus. Congue mattis luctus, quam orci mi semper ligula eu dui, purus etiam in doloribus, semper convallis faucibus omnis donec, lorem id ligula in vulputate proin rhoncus.