All posts by admin

23Jun/14

Rektor Berharap Mahasiswa Asing Menjadi Duta Internasional Unila

(Unila) : Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof. Ir. Sugeng P. Harianto, M.S., berharap para mahasiswa asing yang mengikuti program Darmasiswa bisa menjadi duta Unila di mata internasional. Demikian disampaikan rektor saat membuka acara Pentas Seni Mahasiswa Asing Universitas Lampung yang digelar di Lapangan Rektorat Unila, Kamis (19/6) siang.

Dalam acara yang dihadiri juga oleh beberapa dekan fakultas, kepala biro, kepala UPT dan unit lainnya di Unila ini, Rektor mengaku terkesan dan sangat mengapresiasi para mahasiswa asing yang berkenan belajar budaya Lampung di Unila, kemudian menampilkannya dalam kegiatan pentas seni tersebut. Bisa dilihat hasilnya, mereka bisa berbahasa Indonesia dalam sekejap, bahkan sekarang menguasai tarian tradisional Lampung.

“Saya berharap melalui kegiatan ini, mereka semua mampu menjadi duta Unila dan memperkenalkan budaya kita di mata internasional. Dan mudah-mudahan Bahasa Indonesia juga demikian sehingga bisa menjadi bahasa internasional. Ini salah satu langkah kita untuk mencapai world class university,” ujar rektor yang dikenal sangat mencintai seni budaya ini.

Pentas seni yang digelar siang itu merupakan persembahan mahasiswa asing Unila yang tergabung dalam Program Darmasiswa RI Tahun 2014 di Unila. Mereka adalah Yuzu Okubo dari Nihon University, Jepang; Arana Ogawa dari Keio University, Jepang; Prak Sivorn dari Jachuk Asia Dev Institute, Kamboja; Lek Savy dari Cambodian University; Pov Sophea dari Cambodian University; Oh Ji Min dari Chousn University, Korea; Aleksandra Dudzinska dari Jagiellonian University, Polandia; dan Michael Valach dari Comevius University, Slovakia.

Tari Sigeh Penguten menjadi pembuka acara ini. Tari tradisional Lampung yang dimaksudkan sebagai penyambutan terhadap tamu dalam adat Lampung ini dibawakan oleh empat mahasiswi asing antara lain Yuzu Okubo, Arana Ogawa, Oh Ji Min, dan Lek Savy serta salah satu anggota UKM-BS Unila.

Setelah sambutan dari PR I Unila Prof. Dr. Hasiriadi Mat Akin dan Pembukaan oleh Rektor, mahasiswa memperkenalkan diri masing-masing dalam bahasa Indonesia. Tingkah mereka mengundang senyum dan tawa karena menyelipkan kata-kata bahasa daerah Lampung seperti “tabik pun”, “haga dipa”, “khadu mengan”, dan juga ungkapan “ora opo-opo” saat berdialog dengan pembawa acara.

Pertunjukan kebisaan mahasiswa asing dalam memainkan alat musik tradisional Gamolan Lampung serta Talo Balak menjadi suguhan selanjutnya. Aksi mereka disambut meriah dengan tepuk tangan penonton yang merupakan siswa serta guru beberapa sekolah di Lampung, tamu peneliti asing di Unila, karyawan dan mahasiswa Unila.

Beberapa acara selanjutnya ditampilkan sangat menarik pada event komunikasi budaya ini, seperti Sophea, dan Sivorn yang menyanyikan lagu-lagu folk Lampung diiringi petikan gitar klasik Lampung. Kemudian Aleksandra membaca puisi dalam Bahasa Indonesia, sedangkan Michael membacakan syair Lampung.

Penonton menyambut meriah ketika mahasiswa Jepang, Kamboja, dan Korea sudah berganti kostum tradisional negaranya yang serasi. Lagu “Bengawan Solo” dalam bahasa Kamboja mengalun merdu melalui suara Savy, Sophea, dan Sivorn. Giliran mahasiswa Jepang tidak mau ketinggalan, Arana dan Yuzu yang memakai baju Yukata menyanyikan lagu “Sakura” dan “Doraemon” dengan ceria.

Puncaknya ketika Jimin yang memakai baju tradisional korea Hanbok tampil anggun menyanyikan lagu “Onara” yang di Indonesia terkenal dari drama korea “Dae jang Geum”. Ditutup dengan menyanyikan lagu “Nobody Nobody but You” yang diikuti oleh semua mahasiswa asing dengan gayanya masing-masing.[] Inay/Dedi.

Sumber: http://www.unila.ac.id/rektor-berharap-mahasiswa-asing-menjadi-duta-internasional-unila/

23Jun/14

FKIP Unila Lepas 1038 Mahasiswa Peserta KKN-KT

(UNILA): Serah terima mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Kependidikan Terintegrasi (KKN-KT) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung dari Rektor Universitas Lampung kepada Bupati Tanggamus, Lampung Barat dan Pesisir Barat pada hari ini di gedung serba guna Unila (19/6).

KKN-KT Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan Universitas Lampung (FKIP Unila) Tahun 2014 mengangkat tema Belajar dan Mengabdi dan dilaksanakan selama dua bulan setengah.

Acara yang dimulai pada pukul 11.00 WIB ini dibuka langsung oleh Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Sugeng P. Harianto, M.S. dan dihadiri Dekan FKIP Unila, Wakil Bupati Tanggamus H. Samsul Hadi SPdi., MPdi dan Asisten Satu Lampung Barat Drs. Adi Utama serta Kepala Dinas Pendidikan Pesisir Barat Drs. Gunawan M. Si.

Dalam laporannya Dekan FKIP Unila Dr. Hi. Bujang Rahman, M. Si mengatakan jumlah keseluruhan peserta KKN-KT 1038 orang peserta yang terdiri dari Lampung Barat 285 orang mahasiswa yang dibagi dalam 6 Kecamatan 27 Pekon 34 sekolah dan 6 orang dosen pembimbing lapangan dan di Pesisir Barat terdiri dari 393 orang mahasiswa yang dibagi dalam 8 Kecamatan 36 Pekon 46 Sekolah dan 8 dosen pembimbing lapangan sedangkan untuk Tanggamus terdiri dari 360 orang mahasiswa dibagi dalam 12 Kecamatan 36 Pekon 36 Sekolah dan 12 dosen pembimbing lapangan.

Selanjutnya Bujang menjelaskan bahwa pada KKN-KT ini, ada dua mata kuliah yang diselenggarakan bersamaan, yaitu mata kuliah KKN 3 SKS dan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) 4 SKS. Dalam pelaksanaannya, harus ada kerjasama dari pemerintah kabupaten, kecamatan, dan desa sehingga mahasiswa dapat maksimal mengimplementasikan pengabdiannya di daerah serta sekolah lokasi PPL.

Bujang menambahkan, pelaksanaan KKN-KT sendiri untuk Kabupaten Lampung Barat berlangsung dari tanggal 2 Juli-18 September 2014 dan untuk Kabupaten Tanggamus dan Pesisir Barat berlangsung dari tanggal 1 Juli – 17 September 2014.

Rektor Unila dalam sambutannya KKN-KT merupakan bentuk pembuktian diri bahwa FKIP Unila mampu menjalankan bentuk pengabdian terjun langsung ke masyarakat secara mandiri. Semoga dengan KKN-KT ini mahasiswa dapat menambah pengetahuan mereka sebelum benar-benar terjun ke masyarakat dan dapat menerapkan teori yang diterima di bangku kuliah. (Daniar)

Sumber: http://www.unila.ac.id/fkip-unila-lepas-1038-mahasiswa-peserta-kkn-kt/

23Jun/14

Prodi Pendidikan Seni tari dan Penjaskes Uji Keterampilan‏

Program studi (Prodi) Pendidikan Seni Tari Universitas Lampung akan menerima sekitar 40 mahasiswa untuk ajaran baru ini. Sebanyak 20 mahasiswa sudah diterima melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).
Demikian disampaikan Ketua Program Studi Sendratari Unila Fitri Daryanti, S.Sn, M.Sn, Rabu (18/6).

“Saat ini kami masih menunggu 20 mahasiswa yang terjaring melalui jalur SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri). Tes keterampilan jalur SBMPTN sudah dimulai Rabu ini, dan besok, Kamis (19/6). Hari ini ada sekitar 200-an orang dari 445 calon mahasiswa yang hadir untuk uji keterampilan,” ujarnya.

Adapun materi uji keterampilan meliputi, wawancara apresiasi seni, pengetahuan atau pengalaman juara, kemudian praktik. Pada tes praktik mereka diharuskan menari akan tetapi tema maupun jenis tarian ditentukan oleh masing-masing calon mahasiswa.
Sementara itu, Ketua prodi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan FKIP Unila Ade Jubaedi menerangkan, bahwa pada hari pertama uji keterampilan hanya ada 840 calon mahasiswa dari 1.111 pendaftar SBMPTN yang mengikuti tes uji keterampilan.

Namun dirinya memastikan sebanyak 271 orang lainnya akan mengikuti uji keterampilan di hari kedua. “Besok sisanya dipastikan hadir karena jika mereka tidak ikut otomatis akan didiskualifikasi. Kita masih tunggu sampai pukul 16.00 WIB. Setiap peserta yang hadir diwajibkan membawa kartu ujian tes tertulis dan nomor dada yang telah diambil sebelumnya,” ujarnya.

Program studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Unila akan menerima sekitar 80-an mahasiswa pada tahun ajaran baru nanti. Pada jalur SNMPTN, Unila telah menerima 35 orang sedangkan pada jalur SBMPTN diperkirakan akan menerima 45 orang.

Pada uji keterampilan Penjas, calon mahasiswa akan menjalani beberapa tes. Di antaranya tes kesehatan meliputi pengukuran berat badan, tinggi badan, serta tes buta warna. Selanjutnya tes lari zig-zag atau ketangkasan. Tes kekuatan perut berupa sit up, push up, vertical jump, koordinasi. Terakhir tes kebugaran, seluruh peserta dites untuk lari 1.600 meter.[] Inay

Sumber: http://www.unila.ac.id/prodi-pendidikan-seni-tari-dan-penjaskes-uji-keterampilan%e2%80%8f/

23Jun/14

Rektor Buka Seminar Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat‏

(Unila) : Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof. Dr. Ir. Sugeng P. Harianto, M.S., membuka Seminar Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat, Rabu (18/6). Kegiatan yang berlangsung di lantai IV gedung rektorat Unila ini dihadiri Ketua Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat (LPKM) Dr. Supomo Kandar, M.S., Ketua Lembaga Penelitian Dr. Eng. Admi Syarif, juga para dosen yang tergabung dalam program tersebut.

Dalam laporannya Supomo mengatakan, terdapat 245 judul proposal yang diterima LPKM dalam program pengabdian kepada masyarakat yang didanai tahun 2013 ini. Akan tetapi yang sudah memenuhi kriteria baru 66 judul di antaranya. Jumlah tersebut terbagi atas program pengabdian kelompok IPA dan IPS.

“Sebetulnya yang masuk ke LPM ada 200-an proposal, tapi yang memenuhi kriteria baru 60-an judul. Terdiri dari dosen yang telah melakukan pengabdian pada tahun 2013, baik yang didanai oleh DIPA Unila maupun dana yang berasal dari APBN,” ujarnya.

Secara teknis 66 judul proposal program pengabdian yang dipresentasikan akan direview oleh 12 orang pembahas. Reviewer bertugas untuk menentukan layak tidaknya materi pengabdian dipublikaskan dalam jurnal. Tim reviewer terdiri dari para dosen yang telah melakukan pengabdian dan diketuai langsung Prof. Warsito, S.Si., DEA., Ph.D. Masing-masing peserta melakukan presentasi yang terbagi dalam 11 kelompok. Setiap kelompok terdiri dari 6 pengabdi.

Menurut supomo, seminar hasil yang didanai tahun 2013 ini akan digelar selama tiga hari berturut-turut mulai 18 hingga 20 Juni. Tujuannya untuk mengevaluasi dan memublikasikan hasil pengabdian agar pengabdian yang dilakukan oleh dosen berkualitas. Selain itu, memberikan manfaat pada masyarakat dalam rangka melaksanakan tri darma perguruan tinggi.

Hasil seminar yang telah direview akan didokumentasikan dalam bentuk jurnal maupun proseding yang nantinya akan dipublikasikan. “Nanti dari hasil reviewer kita akan memilih tiga terbaik yang penilaiannya ditekankan pada perbandingan pada saat presentasi maupun kenyataan di lapangan,” paparnya.

“Dengan hasil pengabdian ini diharapkan selain menjadi dasar untuk bahan evaluasi kegiatan selama tahun 2013, mampu mengubah pola dan perilaku masyarakat yang semula stagnan menjadi bergerak. Mudah-mudahan pengabdian yang akan datang bisa lebih baik lagi. Bukan hanya sekadar mengejar KUM melainkan mengedepankan peran Unila melalui pemberdayaan SDM-nya untuk masyarakat,” ujar rektor saat memberi sambutan sekaligus membuka kegiatan.[]

Sumber: http://www.unila.ac.id/17781/