All posts by admin

23Jun/14

Panitia Masih Temui Beberapa Kekurangan Dalam Naskah SBMPTN‏

(Unila) : Panitia lokal 27 Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri Universitas Lampung (Panlok SBMPTN Unila) masih menemui beberapa kekurangan dalam naskah soal ujian tertulis yang digelar Selasa (17/6). Salah satunya, ditemukan tiga soal Tes Kemampuan Potensial Akademik (TKPA) dengan jumlah halaman yang tidak lengkap.

Ketidaklengkapan naskah soal diketahui berdasarkan laporan tiga peserta ujian tertulis sesaat usai soal tersebut dibagikan. Kepada pengawas mereka melaporkan, tidak menemukan beberapa nomor soal dalam naskah tersebut. Kekurangan lainnya, didapati cetakan soal yang bermasalah yakni pada pelaksanaan tes di Gedung A Fakultas Hukum Unila.

Dalam satu lembar naskah soal terbagi atas dua kolom, sisi kiri dan kanan. Cetakan yang kurang sempurna mengakibatkan naskah soal yang terletak pada kolom kedua sulit dibaca, tepatnya penjabaran materi tentang vektor matematika. Masih soal cetakan, kekurangan lainnya terdapat dalam soal di kelompok sains dan teknologi (saintek/IPA) di mana ditemukan kata-kata yang saling tumpang tindih.

“Memang ini bukan faktor dominan, tapi soal yang tidak terbaca ini sangat mengganggu konsentrasi kami dalam menyelesaikan soal. Apalagi soal itu ada di permulaan,” ujar salah satu peserta usai mengikuti ujian TKPA.

Selain itu dari 60 butir soal yang diujikan dalam empat tipe, hampir 60 persen di antaranya menggunakan materi soal yang sama dengan SBMPTN tahun sebelumnya. Materi pada tes tertulis kali ini mencakup contoh-contoh soal uji coba SBMPTN maupun SNMPTN yang diberikan beberapa lembaga bimbingan belajar (bimbel). Tipe soal yang banyak ditemui kemiripannya ada pada materi Matematika, Fisika, dan Kimia.

Koordinator Bidang Humas Panitia Lokal (Panlok) 27 SBMPTN Unila Muhammad Komarudin, S.T.,M.T., membenarkan adanya ketidaksempurnaan naskah soal tersebut. Menurut dia, salah satu penyebab hal itu dapat terjadi adalah dari pihak pusat yang kemungkinan kurang teliti melakukan pengecekan naskah soal saat akan melakukan penyegelan.

Kendati demikian, Kepala UPT Puskom Unila ini menilai beberapa kekurangan lumrah terjadi. Pasalnya proses kerja mesin maupun manusia tetap memiliki margin eror yang tidak dapat dihindari. Untuk mengantisipasi jumlah naskah soal yang kurang hingga cacat, pihak panitia memberikan dua amplop di tiap ruangan dan menurutnya jumlah itu lebih dari cukup. “Sejauh ini tidak ada kendala yang menghawatirkan apalagi sampai mengganggu jalannya tes SBMPTN,” tandas Komar.
Sumber:http://www.unila.ac.id/17775/

23Jun/14

Berita Baru

[dropcap]L[/dropcap]ink Video yang bermanfaat berisi link materi pembelajaran MIT Open Course, wisi quam lorem vestibulum nec nibh, sollicitudin volutpat at libero litora, non adipiscing. Nulla nunc porta lorem, nascetur pede massa mauris lectus lectus, in magnis, praesent turpis. Ut wisi luctus ullamcorper. Et ullamcorper sollicitudin elit odio consequat mauris, wisi velit tortor semper vel feugiat dui, ultricies lacus. Congue mattis luctus, quam orci mi semper ligula eu dui, purus etiam in doloribus, semper convallis faucibus omnis donec, lorem id ligula in vulputate proin rhoncus.

23Jun/14

Ihwal Teknik Informatika Unila

Teknologi Informasi (TI) adalah teknologi yang membantu manusia dalam membuat, mengubah, menyimpan, mengomunikasikan dan/atau menyebarkan informasi. TI menyatukan komputasi dan komunikasi berkecepatan tinggi untuk data, suara, dan video. Dan, perkembangan teknologi informasi tumbuh begitu pesat. Dunia menyadari keunggulan teknologi komputer dan teknologi informasi dalam menyelesaikan masalah dengan aplikasi terkait perangkat keras berbasis komputer. Salah satu dampaknya, kegiatan ekonomi /bisnis berbasis transaksi elektronik semakin banyak. Hal ini ditunjukkan perkembangan yang sangat signifikan di bidang-bidang electronic business, electronic commerce, electronic data interchange, auction by internet, telemetri, robotic, remote controlling, dan sebagainya.

Keadaan tersebut menimbulkan kebutuhan sumber daya manusia (sdm) yang besar pada bidang teknologi komputer dan teknologi informasi. Para pemimpin ekonomi/bisnis global bersungguh-sungguh meningkatkan kualitas sdmnya di bidang teknologi informatika dan komputer. Mereka telah memiliki persepsi yang sama bahwa investasi, terutama dalam sdm, di bidang ini menentukan masa depan mereka sendiri.

Terkait dengan kondisi-kondisi tersebut, Universitas Lampung harus mampu menyediakan sumber daya manusia yang berkualitas sesuai kebutuhan pasar tenaga kerja global, nasional, mau pun daerah sendiri dalam menyikapi studi pilihan ke Teknik Informatika dari para calon mahasiswa yang berkualitas baik daerah sendiri mau pun dari luar daerah.

Kecenderungan tersebut menjadi hal yang strategis bagi Jurusan Teknik Elektro dalam mengembangkan Program Studi Teknik Informatika. Dan, penyediaan sdm yang berkualitas merupakan tanggung jawab institusi pendidikan. Oleh karena itu, Jurusan Teknik Elektro Universitas Lampung, yang memiliki sdm pengajar yang berkualitas dengan fasilitas yang mendukung, bertujuan untuk membuka Program Studi Teknik Informatika (PSTI).